JAKARTA, MINGGU – Wakil Ketua Komnas HAM, Ridha Saleh, menegaskan, polisi telah melakukan pelanggaran HAM dalam kericuhan aksi unjuk rasa di Kampus Universitas Nasional (Unas), Jakarta Selatan, Sabtu (24/5). “Di dalamnya ada penyiksaan dan dilakukan secara terorganisir. Dikumpulkan di lapangan bola dan dilakukan penyiksaan. Penyiksaan inilah yang menodai kemanusiaan di Indonesia,” ujar Ridha kepada wartawan di Kampus Universitas Nasional, Minggu (25/5).

Hal itu disampaikannya setelah menerima pengaduan dari mahasiswa Universitas Nasional atas peristiwa tersebut. Ia juga menyesalkan pimpinan aparat kepolisian yang tidak melakukan koordinasi dengan pihak kampus terkait ketegangan antara mahasiswa dan pihak kepolisian, dengan mengambil langkah sepihak.

Untuk itu, pihak Komnas HAM menuntut Kapolri Jenderal (Pol) Sutanto bertanggung jawab terhadap peristiwa yang berujung penangkapan dan penahanan ratusan mahasiswa tersebut.

Dari penelusuran awal yang dilakukan Komnas HAM, ujar Ridha, ada mahasiswa yang ditahan dan dalam keadaan cedera namun belum dilakukan perawatan. “Sampai semalam ada satu orang yang diamankan oleh aparat dan belum dapat perawatan. Tangannya patah. Itu patut kita sesalkan,” ujarnya.

diambil dari: kompas.com